EKSTRAKURIKULER GOBAK SODOR

Gobak sodor atau galah asin adalah salah satu permainan tradisional di Daerah Istimewa Yogyakarta. Permainan gobak sodor merupakan permainan menghalangi lawan untuk mencapai garis akhir. Permainan ini dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari tiga orang. Satu tim sebagai penghalang dan satu tim sebagai penyerang. Gobak sodor dimainkan pada lapangan berbentuk bujur sangkar yang pembatasnya ditandai dengan kapur. Posisi penyerang dan penjaga ditukar ketika pemain penyerang disentuh oleh pemain penghalang. Gobak sodor merupakan permainan beregu. Dalam permainan ini, terdapat banyak gerakan yang tidak sederhana.

 

Permainan gobak sodor sangat jarang dimainkan oleh anak-anak. Gobak sodor tidak dapat dimainkan secara perorangan. Permainan ini hanya dapat dimainkan secara berkelompok. Gobak sodor dapat dimainkan oleh laki-laki maupun perempuan.

Permainan diawali dengan undian. Posisi penyerang diberikan kepada yang menang, sedangkan yang kalah menjadi penjaga. Tim penjaga menempati posisi masing-masing pada garis penjagaan. Setelahnya, tim penyerang masuk ke lapangan. Permainan dimulai dengan tanda berupa tiupan peluit. Tim penyerang melewati garis depan dengan menghindari tim penjaga. Sementara penjaga menghadang tim penyerang tanpa memindahkan posisi kakinya dari garis. Jika penjaga menyentuh penyerang tetapi kakinya tidak menyentuh garis, maka penjaga dianggap mati. Setiap pemain yang melewati seluruh garis akan memperoleh poin. Jika seluruh pemain selesai pada gilirannya, maka posisi penjaga dan penyerang ditukar. Poin yang diperoleh oleh masing-masing tim menjadi penentu pemenang permainan godak sodor.

Permainan Gobak Sodor kali ini di mainkan oleh kelas VII C SMP Negeri 2 Wates Tahun Pelajaran 2023/2024. Afrizal Noor Hakim S.Pd.Jas Guru Olah Raga SMP Negeri 2 Wates sebagai pendamping dan pembina dalam permainan ini berpendapat bahwa mengajar Olahraga sangat menyenangkan.

EKSTRAKURIKULER MOTIF BATIK

MOTIF BATIK KAWUNG

Batik merupakan salah satu karya seni anak bangsa Indonesia yang sudah berkelas Internasional. Batik merupakan perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhurbangsa indonesia, yang menjadikan Batik ada daya tarik yaitu corak dan motif batik yang memiliki fiosofi dan penuh makna yang erat kaitannya dengan dengan Adat dan Budaya dalam kehidupan Manusia.

Motif Batik Kawung merupakan motif batik yang bentuknya berupa bulatan mirip buah kawung (sejenis kelapa atau kadang juga dianggap sebagai aren atau kolang-kaling) yang ditata rapi secara geometris. Motif kawung bermakna kesempurnaan, kemurnian dan kesucian. Motif batik Kawung diyakini diciptakan oleh salah satu Sultan kerajaan Mataram. Motif batik ini pertama kali dikenal pada abad ke 13 tepatnya di pulau Jawa.

Kelas VII A SMP Negeri 2 Wates Tahun Pelajaran 2023/2024 Pada Hari Rabu 24 Agustus 2023 dalam Ekstrakurikuler kali ini menggambar motif Batik Kawung, Sugito, S.Pd guru Seni Budaya SMP Negeri 2 Wates ini menjelaskan bahwa untuk kegiatan kali ini hanya sekedar mengambar saja dan belum sampai kepada praktek membatik kain. 

PEMBELAJARAN DI LUAR KELAS

Belajar merupakan sebuah kewajiban bagi seorang murid. Proses belllajar mengajar di luar kelas merupakan hal yang sangat menyenangkan dan di tunggu-tunggu. Kelas  IX A SMP Negeri 2 Wates Tahun Ajaran 2023/2024 Hari ini 24 Agustus 2023 mengadakan kegiatan belajar mengajar di luar kelas.

Tumijah S.Pd, Guru IPA kelas IX A ini mengajarkan siswa kelas IX A untuk mengencari Tumbuhan yang termasuk Umbi-umbian yang ada di sekitar lingkungan Sekolah.

Dengan berbekal Ilmu yang sudah diajarkan dan dengan berbekal buku LKS kurikulum merdeka, Siswa dan siswi sangat Antusias dalam kegiatan belajar di luar kelas ini.

By. Ash

"Aku hanyalah sehelai daun. Hanya sehelai daun yang jatuh dari pohonnya agar tunas baru dapat tumbuh."

- Gemma Malley

UPACARA 17 AGUSTUS 2023

Hari merdeka biasa diperingati setiap tahunnya, begitu pula Kapanewon Wates, yang mengadakan Upacara HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2023 dengan tema “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”. Upacara HUT ke-78 ini melibatkan masyarakat sekitar serta berbagai instansi termasuk SMP N 2 Wates.

Upacara tersebut terdiri dari dua bagian, pengibaran dan penurunan. Pada kesempatan kali ini siswa SPEROW berkesempatan untuk menjadi peserta dan petugas paduan suara untuk mengiringi berjalannya upacara. Paduan suara SPEROW, atau dikenal dengan Gita Bahana Siswa (GIBAS) sendiri terdiri dari 31 siswa yang dilatih langsung oleh Pak Sugito, S.Pd. selaku guru Seni Budaya. Pak Sugito, S.Pd. menyeleksi dan melatih petugas paduan suara dengan hati-hati dan tekun, hingga terbangun suara yang rapi dan indah bagai kain yang ditenun.

Setiap petugas melaksanakan tugasnya dengan sebaik mungkin di hari yang baik itu. Tetap berlangsung walaupun cuaca sedikit mendung, tak dapat menghentikan semangat merdeka yang tak terbendung.

LOMBA TONTI (PLETON INTI) KAPANEWON WATES

Jas Merah, kata yang terlontar dari Ir. Soekarno saat pidatonya pada 17 Agustus 1966 merupakan pidato kepresidenan Bung Karno yang terakhir pada Hari Kemerdekaan. Jas Merah yang dimaksud di sini adalah, “jangan sekali-kali meninggalkan sejarah”. Namun, kali ini pasukan tonti dari SMP N 2 Wates mengenakan seragamnya yang berwarna biru muda sebagai identitas kebanggaannya dalam Pawai dan Karnaval Hari Kemerdekaan Kecamatan Wates 2023.

Pasukan tonti SPEROW ini pun telah mengalami kerja yang keras akibat latihan yang dilaluinya. Mereka berlatih bersama pelatih Iqbal Asrofi selama berminggu-minggu sebelum acara, berusaha meraih kekompakan bersama serta langkah yang sama. Dengan komandan pleton putra, Petra Ahimsya Kusuma dan komandan pleton putri, Sahda Ully Fatul Qonitah, serta 36 pleton berikut cadangannya, mereka melangkah pasti dengan segenap hati.

 

Pawai dan karnaval yang diikuti tujuh kelurahan beserta dusunnya, serta Taman Kanak-kanak hingga SMA ini berlangsung dengan antusias. Semua berbalut dalam semangat kemerdekaan, persaudaraan yang diwarnai keanekaragaman. Di panas yang terik dan angin yang sesekali berbisik mereka tetap melangkah berkeliling dusun-dusun dengan apik.